KUPANG,fokusnusatenggara.com- Dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar workshop bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para guru di lingkup Pemerintahan Kota Kupang. Kegiatan ini juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku nara sumber utama.

Walikota Kupang, Jonas Salean, dalam sambutannya pagi tadi menjelaskan, kegiatan ini sebagai upaya pemerintah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih bebas dari korupsi. Selain itu, para ASN dan guru diharapkan memiliki pengetahuan baru sehingga upaya untuk pencegahan bisa dilakukan.

Sebagai langkah kongrit menurutnya, dirinya sudah perintahkan kepada Kepala bagian Hukum Setda Kota Kupang untuk meminta laporan kekayaan dari penyelenggara negara khusunya yang mengabdi di Pemerintah Kota Kupang.

“Saya minta Kabag Hukum mulai hari ini kumpulkan penyelenggara negara untuk segera laporkan kekayaannya. Dari sekitar 200 pejabat, baru 15 orang yang melapor. Kalau semua terkumpul kita undang akan undang lagi KPK untuk lakukan verifikasi,” katanya.

Sementara itu Ketua Tim KPK, Bey Arianto Widodo, dalam sambutannya mengatakan, pemberantasan korupsi merupakan tugas bersama semua elemen masyarakat. Secara umum pemberantasan korupsi dilakukan dengan dua mekanisme, penindakan dan pencegahan, dan yang dilakukan bersama Pemkot Kupang lebih pada usaha pencegahan.

“Jika kita bicara pencegahan maka ada dua, niat dan kesempatan. Kita berusaha meminimalisir niat dan kesempatan, dengan perbaikan sistem, SOP dan sebagainya. Dari sisi niat kita perbaiki perilaku dan nanti akan terbentuk budaya pencegahan anti korupsi,” katanya. (++ed)

~

Source: Cegah Korupsi, Pemkot Gandeng KPK Gelar Workshop