Kupang,seputar-ntt.com – Masyarakat Kota Kupang dihimbau untuk tak terpengaruh permasalahan yang terjadi di Tolikara, Papua. Biarlah persoalan di Tolikara diselesaikan di sana, dan masyarakat Kota Kupang agar tetap mempertahankan kerukunan dan kebersamaan yang sudah terjalin selama ini.

Hal ini dikatakan Walikota Kupang, Jonas Salean kepada wartawan di Balai Kota,Selas(28/7/2015). Menurutnya, himbaun ini telah dibuktikan dengan pertemuan dan rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan elemen masyarakat Kota Kupang lainnya yang dilakukan di aula Sasando, Balai Kota Kupang, Senin (27/7/2015).

Jonas menuturkan, pertemuan tersebut dalam rangka menyikapi persoalan yang terjadi secara nasional maupun regional terutama kasus Papua.

Sebagai pimpinan daerah dengan moto Kupang Kota Kasih, dan huruf H berarti harmonis, maka patut bersyukur semuanya berjalan dengan baik. “Kita baru merayakan hari Idul Fitri dan berjalan baik karena di kota utamakan keharmonisan terutama dalam hubungan antarumat beragama,” katanya.

Diakuinya, kerukunan yang telah terjaga selama ini berkat peran semua elemen yang terus menyosialisasikan agar kota ini tak dinodai hal-hal yang tak diinginkan. “Saya bangga karena seluruh komponen masyarakat, tokoh agama, bisa gandegan tangan dengan aparat keamanan,” katanya.

Menurutnya, Kota Kupang yang telah berkembang pesat banyak didatangi orang dari luar. Namun, ia berharap, kehadiran orang baru dapat saling mendukung menciptakan keharmonisan di Kota Kupang.(riflan hayon)